Sosialisasi dan Pembinaan desa tangguh bencana (destana) berlangsung pada tanggal 19 – 20 Juni 2024 bertempat di Rumah Coklat Desa Karangan. Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Trenggalek dalam rangka memberikan sosialisasi terhadap warga di daerah rawan bencana. Diikuti oleh perwakilan dari beberapa desa, selain desa Sumberingin juga hadir utusan dari Salamrejo, Buluagung dan desa Sumber. Desa – desa ini dimungkinkan memiliki potensi terjadi bencana seperti banjir maupun kekeringan.
Perlu diketahui bahwa Desa/Kelurahan Tangguh Bencana (Destana/Katana) adalah desa/kelurahan yang memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dalam menghadapi potensi ancaman bencana, mampu memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana. Destana/Katana merupakan salah satu perwujudan tanggung jawab pemerintah memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana. Tujuan pengembangannya untuk melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bahaya dari dampak-dampak merugikan bencana, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sumber daya dalam rangka mengurangi risiko bencana. Meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya, disamping pemeliharaan kearifan lokal sebagai Upaya pengurangan risiko bencana. Meningkatkan kerjasama antara para pemangku kepentingan dalam Pengurangan Resiko Bencana (PRB), pihak pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, LSM, organisasi masyarakat, dan kelompok lain yang memiliki kepedulian.
Dengan adanya Destana ini, diharapkan para peserta bisa menyiapkan diri dan membagi ilmu yang didapatkan kepada masyarakat sekitar tempat tinggal mereka khususnya di desa Sumberingin. Sehingga masyarakat bisa menganalisa dan mengantisipasi bencana bencana yang mungkin akan terjadi.